Kisah
patah hati yang tak kasat mata. Karena kau telah dengan baik menyembunyikannya.
Memainkan permainan yang bahkan tak kuketahui kapan mulainya. Menjadi pengemis
bukanlah gayaku. Apalagi teruntukmu yang telah menyiakanku. Berjuang demi
apapun takkan kulakukan. Mungkin aku akan menangis setelah tertawa banyak. Untuk
kebodohan yang selalu mengakar di otakku.
Tidak
untuk kali ini. Telah kuberikan kau bebaskan. Terbanglah dan pergi bersama
memori itu. Jangan mengembalikan apapun padaku karena aku tak ingin terikat. Jangan
katakan “Hai” untukku. Cukup menjadi orang asing saja. Aku takkan goyah. Dan aku takkan melihat ke belakang. Jangan
berbalik dan teruslah berjalan. Tumbulah dewasa dan buat ceita untukmu sendiri.
Jangan
jadi cermin lagi untukku. Karena jika itu pecah, maka aku harus memungutinya
kembali. Takkan ada satu kali lagi. Kesempatan hanya ada pada orang yang
beruntung. Aku akan bangun tanpa mengenalmu. Pergilah ke kota lain, aku tidak
peduli. Tak hanya kau yang bosan, aku pun sama. Jadi lebih baik kita berhenti.
Jangan
seperti yang tato yang menempel di tubuh orang lain. Pergilah seperti sehelai
rambut yang tak takkan membuatku peduli. Kehidupan ada permainan tanpa
peraturan. Jadi kau bisa melanggar segalanya seperti sebuah janji.
Akan
kutakan padamu bahwa aku bahagia meski tak setepat itu. Bahkan luka ini mungkin
takkan sembuh. Mari buat kehidupan baru yang lebih gila. Kau akan tersakiti,
jatuh, dan terluka. Jangan katakan kau takkan pernah meninggalkanku. Jangan mengingatku
karena kau akan menjadi mimpi burukku. Jangan mencoba kembali dan menatapku.
Akhir tragis adalah sesuatu yang biasa
untukku. Mudah bagiku untuk menghapusmu dari pertemanan. Akan kutulis kau
didaftar kesakitan yang tak bisa kusembuhkan. Dan aku akan kau tulis di daftar orang
yang tak bisa kau kenal. Nama yang akan membuatmu sakit. Pergilah bersama
perasaan ini! Jangan meninggalkan jejak apapun karena aku bisa mati.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar