Sudah kuduga. Semua itu akan menghilang. Seberapun
debaran yang kau berikan untukku, rasa itu akan tetap memudar. Melodi yang
indah itu telah berakhir. Saat itu kau buat aku merasakan kembali getaran yang
telah lama tak muncul.
Aku merasa hampa lagi. Tak ada yang benar-benar bisa membuatku jatuh cinta. Untuk kurang dari satu minggu saja bunga-bunga itu telah layu. Kupikir itulah yang selama ini menimpaku. Tak ada yang benar-benar abadi. Perasaanku muncul dan menghilang dengan begitu cepat.
Bayanganmu telah menghilang di dasar otakku. Aku tak bisa membuatnya tetap tinggal. Jiwaku yang bebas membuat semuanya melayang tertiup angin. Tak ada lagi harapan yang tersisa. Perasaanku berubah seperti cuaca.
Bagaimana bisa kujelaskan. Aku sangat ingin merasakannya lagi untuk waktu yang cukup lama. Merasakan sakit dari cemburu. Aku membenci perasaan ini. Aku sangat merasa hampa. Dan tak ada yang menuntunku ke jalan yang penuh akan harapan. Magnet ini menarikku dengan begitu lemah. Tali kusut ini menggetarkanku dengan begitu lambat. Jeritan itu perlahan menghilang dan suaranya tak bisa kujangkau.
Aku bertanya, "Kapan aku dapat merasakannya kembali?". Karena di hari itu aku akan bisa bernapas lagi. Akan kurasakan perasaan tenggelam. Tapi akan kutemukan aku menyukainya. Saat itu tiba mataku akan menjadi buta lagi. Telingaku akan tuli, dan mata pria itu akan membuatku mabuk. Dan saat itu terjadi aku akan tertawa lepas dan melepas semua luka pahit itu.
Aku merasa hampa lagi. Tak ada yang benar-benar bisa membuatku jatuh cinta. Untuk kurang dari satu minggu saja bunga-bunga itu telah layu. Kupikir itulah yang selama ini menimpaku. Tak ada yang benar-benar abadi. Perasaanku muncul dan menghilang dengan begitu cepat.
Bayanganmu telah menghilang di dasar otakku. Aku tak bisa membuatnya tetap tinggal. Jiwaku yang bebas membuat semuanya melayang tertiup angin. Tak ada lagi harapan yang tersisa. Perasaanku berubah seperti cuaca.
Bagaimana bisa kujelaskan. Aku sangat ingin merasakannya lagi untuk waktu yang cukup lama. Merasakan sakit dari cemburu. Aku membenci perasaan ini. Aku sangat merasa hampa. Dan tak ada yang menuntunku ke jalan yang penuh akan harapan. Magnet ini menarikku dengan begitu lemah. Tali kusut ini menggetarkanku dengan begitu lambat. Jeritan itu perlahan menghilang dan suaranya tak bisa kujangkau.
Aku bertanya, "Kapan aku dapat merasakannya kembali?". Karena di hari itu aku akan bisa bernapas lagi. Akan kurasakan perasaan tenggelam. Tapi akan kutemukan aku menyukainya. Saat itu tiba mataku akan menjadi buta lagi. Telingaku akan tuli, dan mata pria itu akan membuatku mabuk. Dan saat itu terjadi aku akan tertawa lepas dan melepas semua luka pahit itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar