Kau berada disekitarku. Namun tak ku anggap. Takdir membawamu didekatku. Namun tetap tak kuhiraukan. Lalu aku tersadar dari angan gelap bersama seseorang. Dan saat itu aku menemukanmu.
Dengan mata yang tajam namun sendu, membuatku terjebak dalam pencarian cintaku. Membuatku ingin berhenti mencari karena aku sudah melihatnya. Melihat seseorang yang membuatku nyaman. Bahkan hanya dengan ada didekatku, aku sudah merasa bahagia. Kau menguras habis kenangan burukku dan membuatku ingin memelukmu tanpa sadar.
Namun di sela itu, hal kecil membuatku berpikir tentang seseorang yang gagal ku gapai. Tak masalah karena sakitnya. Tak masalah jika harus begitu. Dan kau hadir lagi di sela-selanya. Seakan kau tak mau aku bersedih lagi. Tapi pada kenyataannya, dua hal ini membuatku bingung.
Aku takut akan berakhir sama dengan yang sebelumnya. Aku takut kau hanya sebuah angan yang sulit kugapai. Angan yang membuatku merasakan lebih dari sebuah kesakitan. Aku tak paham dengan siapapun. Bahkan dengan diriku sendiri. Aku hanya berpura-pura memahami sesuatu yang pada akhirnya aku hanya terjebak didalamnya.
Pria tanpa nama, apakah kau menyukaiku? Aku tidak ingin berandai-andai. Aku juga tidak ingin berpura-pura. Tanpa kusadari kau ada didalam bagian diriku. Kau masuk dari suatu celah yang sangat kecil dan itu membuatku damai. Dan perlahan aku mulai tersadar ada sebuah rasa untukmu dan itu pun aku berusaha untuk memendamnya.
Tak perlu tuk mengetahui namamu. Tetaplah hadir didalam kekosongan diriku. Agar aku bisa berdamai dengan masa laluku. Agar aku bisa berdamai dengan diriku sendiri. Buat aku percaya pada seseorang. Buat aku merasa bahwa aku tak kesepian. Buat aku merasa, tak hanya aku seorang yang pada masa lalunya berbuat kesalahan. Buat aku percaya, bahwa kebahagiaan itu ada dan nyata. Buat aku percaya….
Pria
Tanpa Nama, Kurasa aku jatuh cinta.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar