Takkan ada cinta yang seperti itu. Karena kita terlalu muda untuk mengenalnya. Cinta sejati hanya untuk orang dewasa, dan aku tak pernah menganggap diriku seperti itu.
Lihatlah sekarang! Ini hanyalah sebuah gurauan. Cinta takkan bisa bertahan lama untukku. Dan getaran yang kuharapkan takkan pernah sampai disini. Entah tersesat kemana? Kebebasanku telah mengutukku untuk tidak jatuh lagi. Dan kupikir kau akan menjadi sebuah perasaan yang abstrak.
Aku merasakannya sekarang. Kau begitu dekat, matamu menatap mataku. Bibirmu bergerak mengucapkan sesuatu. Dan yang kutahu adalah aku tak merasakan apapun meski itu hanya sebuah getaran pada seorang pria. Aku selalu mencarimu di sudut ruangan, tapi hatiku saat ini sangatlah kaku. Aku bisa menjawabmu seperti lirik lagu yang kusuka.
Aku berjalan dan melewati saat kau di barisan bangku kantin. Berpura-pura tak melihat adalah keahlianku. Menyapu ruangan dan kau duduk di belakang. Aku tahu hari ini kau menatapku saat aku melihat kebelakang dan berbicara dengan temanku.
Tapi aku tak pernah merasakan sesuatu, meski sekecil kerikil. Tawaranku adalah sebuah permainan tanpa aturan. Tapi saat bermain, kau harus berniat mempermainkannya. Tapi aku tak melihat itu pada diriku. Aku tak berhasrat, dan sepertinya aku butuh ruang. Permainan ini bahkan belum di mulai, dan aku sudah merasa bosan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar