Jalanan ini dulu membawa kita kembali. Tapi kini mereka membuatmu pergi dariku. Kau tinggalkan luka yang begitu sempurna, untuk gadis yang selalu patah ini. Maka akan kuulang lagu ini. Seperti mengulang kenangan yang tak penah terlihat olehmu.
Pisau
ini sangat menyayat hatiku. Dan kau hanyalah satu-satunya yang bisa membuatku
menjadi diriku. Hal gila ini telah membawa emosi yang yang tak bisa kujelaskan.
Ini seperti diriku yang sedang kehilangan sesuatu yang membuatku terbiasa
dengan kalimatnya. Ku tahu, kau juga akan pergi seperti yang lain. Tapi tak
pernah ku sangka kau tak ucapkan selamat tinggal ataupun kalimat yang mungkin
bisa menenangkanku.
Kau
mencoba kembali dan aku hampir melakukannya. Kalimat yang akan selalu
menggantung di sudut kepalaku. Seperti menahan beban berat yang tak kau
ungkapkan. Waktu akan berputar tanpa kau sadari, dan itu tak bisa membawamu
kembali. Tak pernah kurasakan perasaan ini sebelumnya. Di setiap ruangan, aku melihatmu.
Aku merindukan dirimu yang dulu mencoba membuatku tertawa. Dan yang selalu
kutahu adalah aku bisa tertawa meski itu tanpa mu.
Itu
adalah masa tersulitku. Dan kehidupan yang sibuk akan datang menghakimimu. Kita
akan merasa kehilangan sekaligus menyesal . Kau ceritakan padaku di malam Jumat yang mengerikan. “Bantal akanmenjadi
nisanmu, dan guling akan menjadi kayu penyanggamu”.
Berlari
ketakutan dari dunia yang menyakitkan. Kau
bawa aku ke dunia fantasi yang sangat indah. Dongeng hanyalah sebuah cerita
yang akan menjadi penutup hari cerahmu. Dan kau adalah cerita yang selalu ingin
kudengar.
Kehilangan kendali dan kembali seperti tak saling kenal. Perasaan
menjauh yang akan selalu mengikuti pikiranmu. Angin akan menjadi topan jika kau
tak dapat mengendalikannya. Dan bunga mawar akan menjadi duri tak kasat mata,
jika kau terlalu buta.
Semummu akan menerangi kota kecil ini. Menarilah dan jangan bertambah
dewasa. Cukup kau dan aku. Kembalikan aku ketempat yang akan membuat kita bisa
bersama. Berikan hujan untukku yang akan mengusir kenangan buruk ini. Dan aku
kuberi kau banyak warna pelangi yang akan mengikuti jalanmu tanpa aku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar