Jumat, 28 November 2014

Hancur Bahagia




Aku terlalu naif untuk mengetahui segalanya. Kau campakan aku, dan aku masih terus merindukanmu. 2 tahun berlalu, dan bayanganmu selalu datang menghantuiku.

Aku mencintai sekaligus membencimu untuk kadar yang sama besar. Tatapan mata yang selalu membuatku jatuh cinta. Kau bawa aku terbang bersamamu. Melupakan daratan untuk waktu yang cukup lama. Tapi diatas sana, kau biarkan aku berdiri diatas awan yang rapuh itu. Kau biarkan aku menggantung bersama angin yang membawa malapetaka. Ku lihat kau turun dengan sayap hitam di tanganmu.

Semester 2 adalah sesuatu yang berkecamuk. Warna-warna menjadi satu di ruangan gelap ini. Ada banyak jeritan yang tak dapat kau dengar. Keheningan yang mencekam membuatku menggigil.

Aku tak bisa untuk benar-benar melupakanmu. Segala permainanmu adalah sesuatu yang kuinginkan kembali. Wanita naif dan pria buruk adalah sepasang kekasih yang gila. Aku ingin kau membawaku kembali ke dunia fantasi yang penuh dengan kepura-puraan. Mari berlari dari kenyataan ini!

Aku tak peduli kau telah memilikinya. Berikan aku debaran itu lagi, maka kau akan tertawa diatas lukaku. Berikan aku sihir palsumu, maka kau akan melihatku menangis, berteriak, dan mengutukmu. Berikan air untuk bunga yang layu ini. Kau akan melihat duri menancap di hatiku saat mereka benar-benar tumbuh.

Dekatkan tubuhmu di tubuhku. Karena kita adalah dua orang yang tak tersentuh. Kau akan melihat cahaya itu menghilang dan kembali lagi. Katakan sesuatu yang ingin kudengar. Permainan ini akan kumulai dengan cepat. Mari saling menyakiti satu sama lain.

Sembunyi di lubang kelinci agar mereka tak tahu kita sedang berkencan. Mereka akan mengejar dan membunuh kita. Aku akan mencurimu dari keramaian itu. Aku akan membuang segala pikiran jahatmu itu. Akan kukendalikan kau seperti aku yang dulu kau kendalikan. Bawa gitarmu itu, dan kita akan bernyanyi di malam yang gelap!

Jadikan aku gadis bodoh yang telah mencintai pria bodoh. Tunjukkan aku api-api cinta yang akan merasukiku. Bawa roh jahat itu yang akan membuat kau dan aku kehilangan akal sehat. Bakar merah itu di biru yang tenang. Tanam benih-benih kebencian itu di hijau yang menyebar. Kau akan melihatku hancur bahagia.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar