Sabtu, 01 November 2014

Tak Perlu Merasa Takut




Terlalu singkat untuk merasakan keterpurukan. Melihat sayap mu patah seperti melihat harapanmu yang sedang hancur.  Dan mereka hanya memberikanmu sebuah jempol yang terbalik.

Kau merasa dirimu sangat payah. Kau berpikir bahwa dirimu adalah seorang pecundang. Mereka tak pernah memberimu kesempatan. Sama seperti mereka yang tak pernah memberi kesempatan bagi dirinya sendiri untuk menjadi orang yang lebih baik.

Mereka menertawakan impianmu. Sama seperti mereka menertawakan kemampuannya. Melihat cahayamu menghilang. Kau jatuh dan mulai merangkak lagi.

Percayalah padaku, mereka tak pernah bisa mengerti. Ucapan mereka takkan membuat sayapmu kembali berkibas. Bakarlah air yang tenang itu. Salurkan semangatmu pada sebuah mahakarya.

Kau tak pernah sendirian. Hidup ini lebih indah. Jadi buang segala cerita yang ada di negeri fantasimu itu dan berdirilah disini. Akan kulihat kau berjalan dan mereka bertepuk tangan untukmu.

Ingatlah bahwa namamu akan bersinar. Apapun impianmu, itu sudah terlihat jelas di mata indahmu. Tak perlu pedulikan yang lain. Jadilah pencakar langit. Gambarmu akan dipajang dikamarnya.

Tak perlu merasa takut. Ini adalah hari yang indah. Tunjukkan keistimewaanmu pada seluruh dunia. Namamu akan terukir di sejarah. Buatlah mereka yang membencimu merasa tak percaya. Buktikan padaku bahwa kau bisa melakukannya.

Seluruh dunia akan terkagum-kagum melihatmu. Akan kau dengar mereka meneriakkan namamu. Dan pembenci hanyalah membenci, bahkan saat kau telah diatas awan. Abaikan segala sesuatu yang tak mendukungmu, dan dengarkan aku sekarang, yang sedang membangkitkan keterpurukanmu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar