Senin, 20 Oktober 2014

Kesedihan di dalam Keegoisanmu




Wanita yang sangat menyedihkan. Dia selalu saja membuat kenangan buruk di setiap bagian hidupnya. Dia tahu betul bahwa itu akan lebih melukainya. Dia sadar akan apa yang telah dilakukannya. Terkadang, dia bahkan berpikir bahwa seharusnya dia bangkit dari masa kelam. Tapi orang orang disekitarnya selalu saja membuatnya melakukan hal itu lagi.

Dia selalu merasa bahwa orang-orang disekitarnya selalu bertindak sesuka hati mereka, tanpa mengenal batas. Kadang, dia bertanya, "dunia macam ini? Bahkan ini bukanlah masa dimana orang tidak percaya akan kenabian Muhammad? Kenapa dulu dan sekarang dunia seakan sama saja? ". Namun, tak ada satupun dari pertanyaan itu yang terjawab.

Dia merasa sedih. Bukan karena wanita itu tak seperti mereka. Dia sedih karena sikap maupun kata-kata dari teman-temannya membuat hatinya terluka. Wanita itu masih saja tidak dapat memahami sikap mereka. Dan dia pun tak mengerti, bagaimana cara dia untuk menghadapi sikap manusia keras kepala itu tanpa merendahkan diri wanita itu?

Dia tahu setiap orang memiliki keegoisan masing-masing tidak terkecuali dirinya. Tapi dia bingung, kenapa manusia menunjukkan keegoisan masing-masing seakan dunia ini adalah ajang pamer terhadap orang lain . Pantaskah itu dipamerkan?
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar