Mereka tak mendekatimu karena kau adalah gadis buruk rupa. Mereka tak menyalin tugasmu karena kau tidaklah pintar. Mereka tak ingin berteman denganmu karena kau tidak terlalu populer.
Kau mencoba untuk tidak memikirkan sakitnya. Tapi di kepalamu semua memori terulang. Dan kau menangis sepanjang malam saat yang lain tak terjaga.
Kau tundukkan kepalamu saat melewati mereka karena kau merasa terkucilkan sekarang. Dan mereka hanya bersenang-senang dan mengomentari apapun yang ada di depannya.
Kau memiliki mimpi, tapi mereka membunuh mimpimu secara terang-terangan. Mereka menyuruhmu enyah dari bumi karena mereka berpikir kau tak layak. Seakan kau tak memiliki kesempatan dan hak untuk hidup, sedangkan mereka punya.
Dengan segala kata-kata kasar dan kotor nya, mereka menghinamu di tengah jalan. Mereka memaki, mencaci, dan mengumpat seakan kau adalah binatang yang tak mengerti apapun.
Karena mereka adalah pembohong dengan segala kemunafikannya. Semua orang menunggu kehancuranmu. Semua orang menunggu kekalahanmu. Semua orang menunggu kaki lemahmu itu menyerah.
Tapi aku kan selalu disini untuk menjagamu. Jangan takut karena takkan kulakukan kau seperti mereka memperlakukanmu. Kan kubuat mimpimu menjadi kenyataan. Aku bukan dewa, tapi aku akan selalu ada. Kan kulihat kau bersinar lebih terang dari bintang yang lainnya. Dan mereka hanyalah seseorang yang menyedihkan, yang selalu membicarakan sisi burukmu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar