Senin, 20 Oktober 2014

Kau Tendang Aku



Yang kau lakukan dengan teman-temanmu dibelakangku
bagaimana cara lidahmu mengatakan segala aibku
kau katakan takkan pernah melakukan kesalahan yang sama sepertiku bahkan untuk selamanya

dan masih kuingat bagaimana kau mengutukku dengan kata-kata munafik yang kau ucapkan
dan akan selamanya kuingat bagaimana kau meremehkan segala kemampuan yang ada pada diriku

dan kau tendang aku dari lingkungan ini
dan kini aku tak diterima lagi

kau melukai hati gadis pemimpi ini
dan kau hancurkan segala mimpinya dengan sebuah alasan yang bernama kesalahan
dan kau menjadi sangat kasar dan arogan
dan kau buat dia merasa tertekan


dan kukembali dengan sebuah bendera perang ditanganku, tapi yang kau lakukan hanyalah diam tak menghiraukanku
dan bisa kulihat kau tak menepati janjimu,
kau lakukan kesalahan yang sama sepertiku, dengan batas tertinggi yang tak pernah kuduga

kau melukai hati gadis pemimpi ini
dan kau hancurkan segala mimpinya dengan sebuah alasan yang bernama kesalahan
dan kau menjadi sangat kasar dan arogan
dan kau buat dia merasa tertekan

tapi kini kau telan ludah mu sendiri, teman
dan akan kau lihat bagaimana gadis itu berdiri dalam kejayaannya
dan kau lihat dirimu hanya menatap didepan layar sambil mengumpatkan hal sama
hal yang selalu membuatku muak


dan kutemui kau disuatu malam
disebuah pesta perayaan
dan kau tunjuk aku sambil meneriakkan
segala aibku sama seperti
yang dulu kau lakukan padaku
dalam keadaan mabuk
dan tak ada yang mendengarmu
dan kau menjadi frustasi
lalu pergi dengan segala omelan lamamu

dan kini ku kan berkata
kau takkan bisa lukai hati pemimpi ini
dengan segala kesalahan yang pernah ia lakukan
dan saat takdir berbalik kejam padamu
itu adalah saat dimana sebuah karma menelantarkanmu

seharusnya dulu kau bisa pahami batas kemampuannya
seharusnya dulu kau bisa memberikannya satu kesempatan
tapi dulu kau sangat kasar dan arogan
jadi kau tak pernah bisa menjadi seorang pemaaf

dan dulu kau buang dia ditempat yang asing baginya
ditempat yang membuatnya tertekan
dan tak memiliki seorang pun teman

Tidak ada komentar:

Posting Komentar